Featured Posts Coolbthemes

Selasa, 28 September 2010

Konser Andra & The Backbone Bareng Gigi di Kediri

Andra & The Backbone dan Gigi bakal datang ke Kediri. Konser yang akan digelar di Lapangan Gajah Mada Pesantren Kediri pada 3 Oktober 2010 Minggu mendatang, akan dimeriahkan juga oleh beberapa band lokal serta group dance.
Disponsori oleh Gudang Garam, pastinya konser Andra & The Backbone bareng Gigi di kediri ini akan meriah. Pastikan anda warga kediri dan sekitarnya tak ketinggalan.Untuk masuk akan ditarik harga tiket masuk sebesar Rp. 10.000,- udah dapet 2 bungkus rokok dari Gudang garam. untuk konser sebesar ini pastinya tak akan keberatan bukan?
untuk lokasi lapangan Gajah Mada kediri disini http://wikimapia.org/1306904/lapangan-gajah-mada
Oke guys siapkan diri anda di tanggal muda. Selamat menyaksikan hari minggu mendatang. Don't miss it.

Rabu, 04 Agustus 2010

Bonek Tak Terkoordinir Persik Vs Persebaya Gagal Lagi

KEDIRI - Hancur sudah rencana Persik menjamu Persebaya di Stadion Brawijaya besok (5/8). Secara mendadak, polisi kemarin (3/8) mencabut rekomendasi izin pertandingan Macan Putih kontra Green Force di Stadion Brawijaya. Akibatnya, laga tersebut hampir dipastikan batal digelar.

"Polisi tadi mencabut izin yang telah dikeluarkan," kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persik Ahmad Soedradjad, Selasa (3/8) sore kemarin, kepada Radar Kediri . Menurut dia, pencabutan izin tersebut dilakukan siang kemarin sekitar pukul 13.00. "Mendadak sekali. Kami dari panpel juga sangat terkaget-kaget," kata mantan Kadishub Kota Kediri itu via ponselnya.

Soal alasan pencabutan izin tersebut, Soedradjad mengaku tak mengetahui secara pasti. "Kata kapolres karena faktor keamanan saja. Detailnya saya kurang tahu dan bukan wewenang saya menjelaskan. Konfirmasi ke Kapolres saja langsung," tandas pejabat Pemkot Kediri tersebut.

Sementara itu, dari informasi yang diterima Radar Kediri, pencabutan izin tersebut akibat rencana kedatangan Bonek ke Kediri. Kabarnya, karena kedatangan Bonek tidak dikoordinaso secara rapi melalui koordinator-koordinator lapangan, maka polisi tak berani mengambil resiko.

Akibat pencabutan izin tersebut, laga tunda Persik v Persebaya dipastikan batal digelar besok sore. Sebab izin adalah syarat utama untuk menggelar pertandingan tersebut. Kondisi ini seperti deja vu saat Persik juga gagal mendapatkan izin pertandingan di jadwal reguler (29/4) silam. Akibatnya laga dipindah ke Jogjakarta. Namun pertandingan tetap tak bisa digelar karena polisi setempat juga tak memberikan izin menggelar pertandingan.

Lalu, apakah panpel berencana memindahkan pertandingan tunda Persik v Persebaya tersebut ke tempat lain? Panpel memastikan hal itu sulit dilakukan. "Waktunya mepet sekali, pembatalan dilakukan sangat mendadak. Kami tidak bisa mencari tempat lain. Apalagi kalau masih di Pulau Jawa," keluhnya.

Sayangnya, hingga kemarin sore pihak Polres Kediri Kota belum bisa dikonfirmasi. Ponsel Kabag Humas Polres Kediri Kota tak diangkat saat ditelepon Radar Kediri berkali-kali. "Kami sudah tahu pencabutan izin itu, tapi tidak bisa menjelaskan. Biar polisi saja," kata Humas Persik, Nur Muhyar.

Minggu, 01 Agustus 2010

Sriwijaya FC Juara, Peringkat Tiga Untuk Persik Kediri

Solo - Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut Sriwijaya FC (SCF) jadi kampiun Piala Indonesia usai menyudahi perlawanan Arema Indonesia dengan skor 2-1 di Stadion Manahan, Solo, Minggu malam (1/8/2010) WIB.

Dengan hasil ini, mimpi Rahcmad Dharmawan memberi kado indah di ujung masa jabatannya sebagai pelatih SFC terwujud.

Pertandingan berlangsung keras dan sarat akan pertarungan mental. Kapten Arema Nur Alamsah harus rela diusir wasit Jimmy Napitupulu saat pertandingan baru berjalan 20 menit.

Seperti biasa, 10 menit pertama Arema langsung mendominasi lawannya. Anak-anak asuhan Robert Alberts cukup mampu menampilkan performa apik.

Meski begitu, SFC tak lantas mudah ditembus. Ponaryo Astaman yang sarat pengalaman memimpin lini tengah dengan baik, bahkan setelah 10 menit awal pasukan Wong Kito sanggup menetralisir jalannya laga. Tak cukup, SFC pun punya peluang pertama lewat Pavel meski gagal jadi gol.

Partai puncak berlangsung keras. Ketika pertandingan baru jalan tiga menit, kiper SFC Ferry S. Salim harus mendapat perawatan tim medis karena benturan dengan kapten Arema. Tak lama berselang, Juan Revi melakukan pelanggaran keras terhadap Isnan Ali, kartu kuning.

Satu kecerobohan dilakukan Noh Alamsah. Pemain asal Singapura ini tak mampu mengendalikan emosi dengan melakukan tindakan provokatif saat mengangkat kaki terlalu tinggi. Wasit yang berdiri tak jauh darinya langsung melayangkan kartu merah.

Tiga menit berselang, Ferry tak mampu lagi melanjutkan laga setelah kesekian kali kaki kanannya mengalami benturan dengan lawan. Hendro Kartiko masuk menggantikannya.

Tak percuma, mantan kiper timnas Indonesia ini langsung menunjukkan kualitasnya meski sudah gaek saat mementahkan peluang bagus milik Roman Camelo.

Walaupun bermain dengan 10 orang, Arema tak mau bertahan, sebaliknya beberapa kali mereka sanggup menembus hingga ke kotak penalti lawan. Di kubu lain, SFC lebih suka membentuk koordinasi yang rapih. Perlahan tapi pasti mereka menciptakan peluang tapi belum ada yang benar-benar mengancam gawang Arema yang dijaga Kurnia Mega.

Skor imbang tanpa gol bertahan hingga hingga half time.

Waktu turun minum sempat memakan waktu lama karena ada intervensi pihak kepolisian Jawa Tengah yang menginstruksikan wasit diganti. Meski pada akhirnya jimmy yang bersertifikat FIFA tetap memimpin 45 menit selanjutnya.

Babak kedua baru berjalan tiga menit, kapten SFC Keith Kayamba Ghambs sukses mencetak gol memalui tandukan setelah memanfaatkan sepak pojok.

SFC memang langsung tancap gas. Sadar dengan kekurangan jumlah pemain di kubu lawan, Rahchmad yang ingin memberikan kado spesial di laga terakhir ini tak ragu menyuruh anak buahnya tampil terbuka, ia pun merubah formasi jadi 3-5-2 guna menumpuk pemain di lini tengah.

Akibatnya, Kurnia Mega harus berjibaku menyelamatkan gawangnya. Sebuah tendangan spekulasi pemain tengah SFC mampu dimentahkan kiper bertinggi badan 184 cm ini, cantik melihat aksinya.

Stadion bergemuruh. Para pemain Arema menunjukkan mental kuat saat Muhamad Ridhuan menyamakan kedudukan menit 72. Pemain bernomor punggung enam ini memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan dengan sontekan manis.

Pertandingan pun semakin menarik. Sarat pertarungan mental, tetap berlangsung keras. Psikologis seluruh pemain diuji benar dalam laga ini.

Pavel Solomin menggandakan keunggulan SFC menit 80. Penyerang 23 tahun ini tinggal satu lawan satu dengan kiper setelah lolos jebakan off side sehingga mudah baginya menceploskan bola.

Skor 2-1 untuk SFC bertahan hingga akhir. SFC Juara Piala Indonesia 2010.[van]

inilah

Pembukaan Pameran Parade Produk Unggulan UMKM Kota Kediri Tahun 2010

Bertempat di halaman Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kota Kediri, kemarin sore (Jum’at,30 Juli 2010) sekitar jam 15.45 WIB telah dilangsungkan kegiatan Pembukaan Pameran Parade Produk Unggulan UMKM Kota Kediri Tahun 2010. Kegiatan ini masih dalam rangka peringatan HUT Kota Kediri ke-1131.

Acara yang dihadiri serta sekaligus dibuka secara langsung oleh Walikota Kediri, dr. Samsul Ashar, Sp.PD, sore kemarin, juga dihadiri oleh perwakilan pejabat DPRD Kota Kediri; pimpinan Bank Indonesia Kediri; pimpinan Bank Jatim Kediri; pimpinan PD.BPR Kota Kediri; Ketua Dekopinda; Ketua Gapensi; Kadinda Kota Kediri; pimpinan BUMN dan BUMS Kota Kediri; para Asisten Sekretaris Kota Kediri; Staff Ahli Pemkot Kediri; para Kepala Badan,Dinas,Bagian,Kantor dalam lingkup Pemerintah Kota Kediri; Kepala SKPD Kota Kediri; Para Camat dan Kepala Kelurahan se-Kota Kediri; Ketua Dharma Wanita Kota Kediri; Tim Penggerak PKK Kota Kediri; Kepala Sekolah SMK,SMA; pimpinan Pondok Pesantren Kota Kediri; para pelaku UMKM Kota Kediri; calon penerima pinjaman dana bergulir; peserta pameran dan tamu undangan lainnya.

Sebelum acara Pembukaan Pameran Parade Produk Unggulan UMKM Kota Kediri Tahun 2010 dimulai, setibanya rombongan Walikota Kediri beserta pejabat-pejabat yang sudah hadir disambut terlebih dahulu dengan suguhan tari Soul dari sanggar Guntur Kota Kediri.

Pameran Parade Produk Unggulan UMKM Kota Kediri Tahun 2010 akan berlangsung mulai tanggal 30 Juli sampai dengan 1 Agustus 2010. Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari para pelaku UMKM yang ada di kelurahan se-Kota Kediri, pondok pesantren, juga peserta dari lembaga sekolah.

Terkait dengan kegiatan ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri, Drs. Siswanto, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan Pameran Parade Produk Unggulan UMKM Kota Kediri bertujuan untuk memfasilitasi atau memberikan peluang promosi bagi UMKM ataupun masyarakat perekonomian yang ada di Kota Kediri; menumbuhkembangkan dunia wirausaha/wiraswasta bagi warga masyarakat kelurahan yang ada di Kota Kediri; serta memberikan pesan kepada masyarakat terutama masyarakat Kota Kediri untuk cinta kepada produk dalam negeri khususnya produk unggulan Kota Kediri.

Sementara itu, Walikota Kediri, dr. Samsul Ashar ketika memberikan sambutannya mengatakan bahwa UMKM merupakan aset dominan bagi Kota Kediri sebagai pengganti sumber daya alam yang tidak kita miliki. “UMKM memiliki arti penting dan peran strategis yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah yang dapat memberikan kesejahteraan dan nilai tambah bagi masyarakat serta dapat bermanfaat bagi penciptaan lapangan pekerjaan untuk penyerapan tenaga kerja” ujarnya.

Lanjut dr. Samsul Ashar, Sp.PD, berdasarkan UU RI No.20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bahwa pemberdayaan UMKM adalah upaya yang dilakukan pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat secara sinergis dalam bentuk penumbuhan iklim dan pengembangan usaha terhadap UMKM sehingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Sedangkan yang dimaksud dengan iklim usaha dalam hal ini, adalah kondisi yang diupayakan pemerintah dan pemerintah daerah untuk memberdayakan UMKM secara sinergis melalui penetapan berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijakan diberbagai aspek kehidupan ekonomi agar UMKM memperoleh pemihakan, kepastian, kesempatan, perlindungan dan dukungan berusaha yang seluas-luasnya.

“Salah satu usaha bentuk rangkaian pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh Pemkot Kediri bekerja sama dengan pihak-pihak terkait yakni digelarnya Parade Produk Unggulan UMKM Kota Kediri Tahun 2010 yang diikuti oleh para pelaku UMKM dari kelurahan-kelurahan, siswa-siswi sekolah kejuruan, SMA, pondok pesantren di Kota Kediri” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, menurut dr. Samsul Ashar,Sp.PD, diharapkan produk-produk unggulan UMKM yang berada di masing-masing kelurahan di wilayah Kota Kediri dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya, dengan harapan dapat menjadi perluasan dan perkuatan jejaring pasar bagi UMKM ditingkat lokal dan sekitarnya.

Selain melalui bentuk kegiatan pameran, ada upaya lain yang bisa dilakukan dalam hal pemberdayaan UMKM. Yakni, Pemkot Kediri telah mengadakan program pinjaman perkuatan permodalan bergulir kepada UMKM dan Koperasi di Kota Kediri yang mana program ini bisa bermanfaat untuk pengembangan usaha bagi UMKM dan Koperasi di Kota Kediri.

Tepat pukul 16.45 WIB, menandai telah resmi dibukanya kegiatan Pameran Parade Produk Unggulan UMKM Kota Kediri Tahun 2010, yakni diadakan acara penekanan tombol sirine oleh Walikota Kediri dan pelepasan balon oleh Asisten II Pemkot Kediri.
Selanjutnya, Walikota Kediri diikuti rombongan pejabat-pejabat juga tamu undangan yang lain bersama-sama datang mengunjungi stand-stand Pameran Produk Unggulan UMKM Kota Kediri yang ada di lokasi kegiatan diawali dengan pengguntingan untaian melati oleh Walikota Kediri disertai dengan iringan kelompok drumband Gema Smala Maskumambang dari SMAN 5 Kota Kediri.

http://www.kotakediri.go.id

Ribuan Bayi Kediri Terancam Gizi Buruk

Ribuan bayi terancam gizi buruk. Pada 2010 ini sebanyak 3.245 bayi di Kabupaten Kediri termasuk kategori berat badan sangat kurang. Jika tak segera ditangani, mereka bisa masuk kategori berat badan di bawah garis merah (BGM) atau gizi buruk.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri menyebutkan hingga Juni 2010 total ada 129.807 bayi. Dari jumlah itu, 3.245 atau 2,5 persennya termasuk kategori berat badan sangat kurang. Jumlah tersebut meningkat ratusan dibanding 2009 lalu.

Tahun lalu, persentasenya hanya 2,2 persen atau 2.640 bayi. "Kalau berat badan sangat kurang belum termasuk gizi buruk. Tapi, jika tidak ditangani bisa turun ke BGM menjadi gizi buruk," kata Kepala Dinkes Kabupaten Kediri Adi Laksono didampingi humas Pemkab Kediri.

Menurut Adi ada beberapa klasifikasi kategori berat badan bayi. Mulai obesitas, normal, sedang, berat badan sangat kurang, berat badan di bawah garis merah (BGM), kwasiorkor maramus. "Untuk berat badan normal dan sedang tak memerlukan penanganan," ujarnya.

Penanganan intensif, sambung Adi, mulai dilakukan untuk bayi dengan kategori berat badan sangat kurang. Untuk jenis BGM dan kwasiorkor maramus diperlukan intervensi dari Pemkab Kediri. Caranya, dengan memberikan susu dan makanan tambahan selama 90 hari. "Jika selama itu berat badan masih belum naik, pemberian susu dan makanan tambahan akan dilanjutkan," terangnya.

Sejauh ini anggaran untuk pemberian susu dan makanan tambahan bagi bayi gizi buruk telah disediakan khusus. Baik yang berasal dari APBD maupun APBN.

Lalu, berapa jumlah penderita gizi buruk di Kabupaten Kediri? Adi mengatakan sampai kemarin masih belum ditemukan bayi dengan kategori kwasiorkor maramus. Tetapi, untuk kategori BGM, 2009 lalu ada 128 bayi. Sedangkan hingga Juni tahun ini ada 52 kasus. "Untuk bayi kategori BGM sewaktu-waktu bisa jadi maramus," tegasnya.

Lebih lanjut Adi mengatakan gizi buruk bisa terjadi karena faktor ekonomi masyarakat. Rendahnya tingkat ekonomi, menyebabkan mereka tak bisa memberikan gizi yang cukup bagi anaknya.

Gizi buruk, lanjut Adi, juga diakibatkan oleh rendahnya pengetahuan tentang gizi. Banyak masyarakat yang memberikan makanan ringan atau snack pada anak-anak. Meski makanan tersebut mengenyangkan, tapi tak mempunyai kandungan gizi yang cukup. Akibatnya, membuat anak-anak kekurangan gizi.

Melihat jumlah bayi dengan berat badan sangat rendah yang mencapai ribuan, Adi mengatakan dinkes telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya melakukan sosialisasi di posyandu tentang pemberian makanan bergizi pada anak.Dengan cara itu diharapkan orang tua mengetahui pemberian makanan bergizi seimbang untuk anaknya. "Jika pemberian gizi pada anak ditingkatkan, kategori berat badan sangat rendah bisa dikurangi," tegasnya. (ut/ndr)
 jpnn

Di Mana Sich Kampung Inggris Itu?

Pembelajaran Di Kampung Inggris Nyantai Dan murah
Kampung Inggris Pare Kediri, Tempat Kursus Terkenal Di Indonesia ya beginilah suasana belajar ala kampung. Soal kualitas jangan di tanya tempat kursus bahasa inggris di Indonesia yang paling terkenal adalah kampung inggris pare kediri.


Bertempat di 12 KM arah timur laut perjalanan dari Kota Kediri dengan melewati Monumen Kediri atau Monumen Simpang Lima Gumul, Kota Pare juga tak jauh dari Sepinya kota.


Sejarah Kampung Inggris ini sendiri dulunya adalah kampung kursus biasa namun sejak bermunculan tempat kursus bahasa inggris baru akhirnya terbentuklah sebuah perkampungan kursus. Ya Kampung Kursus, namun seiring berkembangnya waktu terkenal dengan kampung inggris. Mengapa demikian?


Beberapa tempat yang hanya menyediakan tempat kursus bahasa inggris saja menjadikan kampung inggris Pare Kediri Menjadi terkenal. Dari situ dari penjuru Indonesia para pelajar dari SMP, SMA dan Mahasiswa bahkan Para Guru juga mengaku pernah kursus di Kampung Inggris.