Bonek Tak Terkoordinir Persik Vs Persebaya Gagal Lagi

KEDIRI - Hancur sudah rencana Persik menjamu Persebaya di Stadion Brawijaya besok (5/8). Secara mendadak, polisi kemarin (3/8) mencabut rekomendasi izin pertandingan Macan Putih kontra Green Force di Stadion Brawijaya. Akibatnya, laga tersebut hampir dipastikan batal digelar.

"Polisi tadi mencabut izin yang telah dikeluarkan," kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persik Ahmad Soedradjad, Selasa (3/8) sore kemarin, kepada Radar Kediri . Menurut dia, pencabutan izin tersebut dilakukan siang kemarin sekitar pukul 13.00. "Mendadak sekali. Kami dari panpel juga sangat terkaget-kaget," kata mantan Kadishub Kota Kediri itu via ponselnya.

Soal alasan pencabutan izin tersebut, Soedradjad mengaku tak mengetahui secara pasti. "Kata kapolres karena faktor keamanan saja. Detailnya saya kurang tahu dan bukan wewenang saya menjelaskan. Konfirmasi ke Kapolres saja langsung," tandas pejabat Pemkot Kediri tersebut.

Sementara itu, dari informasi yang diterima Radar Kediri, pencabutan izin tersebut akibat rencana kedatangan Bonek ke Kediri. Kabarnya, karena kedatangan Bonek tidak dikoordinaso secara rapi melalui koordinator-koordinator lapangan, maka polisi tak berani mengambil resiko.

Akibat pencabutan izin tersebut, laga tunda Persik v Persebaya dipastikan batal digelar besok sore. Sebab izin adalah syarat utama untuk menggelar pertandingan tersebut. Kondisi ini seperti deja vu saat Persik juga gagal mendapatkan izin pertandingan di jadwal reguler (29/4) silam. Akibatnya laga dipindah ke Jogjakarta. Namun pertandingan tetap tak bisa digelar karena polisi setempat juga tak memberikan izin menggelar pertandingan.

Lalu, apakah panpel berencana memindahkan pertandingan tunda Persik v Persebaya tersebut ke tempat lain? Panpel memastikan hal itu sulit dilakukan. "Waktunya mepet sekali, pembatalan dilakukan sangat mendadak. Kami tidak bisa mencari tempat lain. Apalagi kalau masih di Pulau Jawa," keluhnya.

Sayangnya, hingga kemarin sore pihak Polres Kediri Kota belum bisa dikonfirmasi. Ponsel Kabag Humas Polres Kediri Kota tak diangkat saat ditelepon Radar Kediri berkali-kali. "Kami sudah tahu pencabutan izin itu, tapi tidak bisa menjelaskan. Biar polisi saja," kata Humas Persik, Nur Muhyar.